Kesehatan adalah harta yang paling berharga bagi kita dan keluarga. Menjaga gaya hidup sehat merupakan salah satu langkah awal untuk menghindari risiko seseorang terkena penyakit kritis. Sayangnya di Indonesia, kesadaran dan pemahaman tentang penyakit kritis masih terbilang minim. Masih banyak masyarakat yang salah pengertian dalam memahami penyebab penyakit kritis. Contohnya, banyak orang mengira bahwa kanker hanya menyerang mereka yang memiliki riwayat penyakit yang sama. Padahal, gaya hidup dan lingkungan juga dapat memicu munculnya berbagai jenis kanker.
Berdamai dengan COVID-19 di Dalam dan Luar Rumah
Pandemi COVID-19 telah mengubah kebiasaan banyak orang dalam mengisi kehidupan. Hal ini merupakan bagian dari kompromi untuk tetap beraktivitas dengan sehat di masa new normal. Apa saja daftarnya?
Di Indonesia, terhitung mulai April 2020 telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mengharuskan masyarakat di berbagai daerah harus menjalani karantina mandiri hingga 5 Juni 2020 yang dilanjutkan dengan PSBB Transisi yang terus berlangsung hingga sekarang.
Seiring dengan diberlakukannya PSBB, pemerintah juga memberlakukan protokol kesehatan di mana masyarakat harus memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan selama berada di luar rumah sebagai bentuk berdamai dengan COVID-19. Tujuannya jelas, yakni mengantisipasi penularan virus yang telah menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia tersebut.
Dengan adanya PSBB dan protokol kesehatan yang diberlakukan, terjadi pergeseran kebiasaan yang tidak pernah ada sebelumnya. Berikut ini adalah kebiasaan baru yang muncul selama pandemi COVID-19:
Kerja Secara Online
Dengan anjuran #dirumahaja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19, banyak perusahaan yang memberlakukan sistem Work From Home alias bekeja di rumah dengan memanfaatkan aplikasi video conferencing seperti Zoom, Asana, dan Google Meet sebagai platform untuk virtual meeting.
Sebagai upaya mengusir kebosanan selama berada di rumah, kamu bisa melakukan aktivitas yang menyenangkan di sela work form home, seperti melakukan streaming film, musik, berolahraga, hingga bermain game online. Tidak ada salahnya juga menambah wawasan dengan mengikuti kursus online dan webinar yang banyak digelar di berbagai platform.
Masakan Rumah Makin Populer
Ketika pandemi COVID-19 tidak memungkinkan untuk makan di luar, masakan rumah menjadi populer karena banyak orang memasak sendiri makanan untuk konsumsi sehari-hari. Meskipun belum ada penelitian yang spesifik mengenai penularan COVID-19 dari makanan yang dibeli di luar rumah, memang tidak ada salahnya memasak sendiri sebagai upaya menyajikan makanan yang terjamin kebersihannya.
Kamu juga jangan mau ketinggalan, sebaiknya mulai memberanikan diri untuk mencoba menghadirkan masakan rumah dengan membuatnya sendiri. Apalagi saat ini banyak website, blog, dan vlog yang menghadirkan konten cara memasak.
Staycation sebagai Pengusir Stres
Jika kamu mulai jenuh berada di rumah namun masih takut untuk liburan jauh dari rumah, tidak ada salahnya melakukan staycation yang saat ini menjadi tren di kalangan pelancong. Ya, cukup menginap di hotel, resort, atau villa di daerah tempat kamu tinggal, kamu bisa mengeliminasi kejenuhan sebelum berkembang menjadi stres.
Staycation juga menjadi solusi liburan yang hemat dan singkat, karena tidak memerlukan perjalanan yaang jauh dan biaya akomodasi seperti halnya ke luar kota atau luar negeri. Selain itu, kamu bisa juga memilih liburan seperti ini untuk memindahkan lokasi work from home dari rumah ke tempat yang lebih menyenangkan.
Makin Peduli Kesehatan
Menyadari bahwa COVID-19 berkaitan dengan kekebalan tubuh, kini banyak orang mulai aktif berolahraga, menjemur badan setiap pagi, mengonsumsi makanan sehat, hingga minum vitamin dan herbal. Pemberlakukan protokol kesehatan juga membuat orang terbiasa memakai masker dan membawa hand sanitizer ketika berada di luar rumah.
Kamu juga harusnya menjalankan kebiasaan ini, lebih peduli dengan kesehatan dan selalu mematuhi protokol kesehatan. Dengan melakukan kebiasan baru ini, bukan cuma melindungi diri sendiri tetapi juga melindungi orang lain.
Jadi, apakah kebiasaan baru di atas yang mulai jadi familiar buat kamu?