Sistem pendidikan menengah di Indonesia menawarkan dua jalur utama bagi siswa setelah menyelesaikan pendidikan dasar, yaitu Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kedua jenis sekolah ini memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal kurikulum, tujuan, dan hasil akhir yang ingin dicapai.