Oktober 16, 2026

Logo baru, penulisan nama Sunlife, dan tagline Making life brighter mencerminkan perkembangan bisnis global serta komitmennya kepada Nasabah

  • Logo baru memodernisasi desain bola dunia dan matahari khas Sunlife dan menghadirkan tampilan yang lebih unik dan relevan di era digital.
  • Penulisan Sunlife sebagai satu kata mencerminkan peran yang semakin luas dalam kehidupan Nasabah, sekaligus mempertahankan keterkaitannya dengan nama yang telah dipercaya.
  • Tagline global baru, Making life brighter, mencerminkan komitmen Sunlife untuk membantu Nasabah melangkah maju dengan lebih percaya diri.

HONG KONG – (16 Oktober 2026) – Sun Life Financial Inc. (“Sunlife”) hari ini memperkenalkan identitas brand global yang diperbarui, menandai babak baru bagi perusahaan sekaligus mencerminkan jangkauan bisnis globalnya yang semakin luas dan terintegrasi.

Sunlife telah berkembang jauh melampaui akar tradisionalnya di industri asuransi jiwa, dengan memperluas jangkauan dan kapabilitas global di bidang manajemen aset, kesehatan, kekayaan, dan asuransi. Asia menjadi bagian penting dari pertumbuhan tersebut. Saat ini, Sunlife Asia melayani lebih dari 30 juta Nasabah di delapan pasar dan menyumbang 18% dari laba bersih dasar grup Sunlife pada 2025, meningkat 15% dari dua tahun sebelumnya.

Brand refreshment ini menyelaraskan identitas perusahaan dengan transformasi tersebut melalui versi logo yang dimodernisasi, disederhanakan, dan dioptimalkan untuk dunia digital, serta tagline global baru, Making life brighter. Perusahaan juga menyatukan penulisan nama brand globalnya menjadi Sunlife, satu kata. Secara keseluruhan, perubahan ini menghadirkan ekspresi Sunlife yang lebih modern, unik, dan konsisten di seluruh dunia.

“Ini lebih dari sekadar mengubah tampilan Sunlife. Ini tentang membangun brand yang selaras dengan Tujuan dan ambisi kami untuk mendukung perusahaan memasuki babak pertumbuhan berikutnya,” ujar Kevin Strain, President and Chief Executive Officer, Sunlife. “Dengan menyatukan kekuatan Sunlife di bawah satu identitas global yang jelas, kami dapat membangun hubungan yang lebih erat, melayani lebih banyak kebutuhan Nasabah, dan membuka peluang pertumbuhan baru. Inilah peluang di balik perkembangan ini dan masa depan yang sedang kami bangun bersama.”

Inti dari identitas merek yang diperbarui ini adalah Making life brighter, sebuah ungkapan sederhana mengenai dampak yang ingin Sunlife hadirkan setiap hari. Maknanya adalah membantu membuat keputusan penting menjadi lebih jelas, tantangan lebih mudah dihadapi, dan peluang terasa lebih mudah diraih. Tagline ini juga terhubung langsung dengan Tujuan Sunlife: membantu Nasabah membangun ketahanan finansial dan mewujudkan hidup yang lebih sehat. Melalui pendampingan, solusi, dan dukungan tepercaya, Sunlife ingin menjadi mitra aktif dan tepercaya yang membantu Nasabah menghadapi berbagai momen dan keputusan penting dalam kehidupan maupun bisnis mereka.

“Sunlife telah hadir di Asia selama lebih dari 130 tahun, lebih lama dibandingkan perusahaan asuransi jiwa global lainnya, dan kami bangga atas sejarah serta kedekatan yang telah terjalin antara masyarakat dan brand kami,” ujar David Broom, Chief Client and Distribution Officer, Sunlife Asia. “Brand refreshment Sunlife mencerminkan bisnis yang telah kami bangun di Asia saat ini—lebih terhubung, lebih digital, dan semakin siap mendukung Nasabah di setiap tahap perjalanan finansial mereka.”

Brand refreshment Sunlife mencerminkan kebutuhan dan ekspektasi Nasabah yang terus berkembang. Riset global terbaru Sunlife menunjukkan meningkatnya harapan konsumen akan dukungan yang lebih terintegrasi. Di Asia, hampir dua pertiga responden (62%) mengatakan bahwa kemampuan mereka dalam mengelola kesehatan dapat memengaruhi kondisi finansial, sementara persentase yang sama (62%) menyatakan bahwa kondisi finansial berdampak pada kesehatan mereka. Survei ini juga menunjukkan tingginya kebutuhan akan pendekatan yang lebih terintegrasi. Hampir tiga perempat responden (72%) menginginkan dukungan yang mempertimbangkan kebutuhan kesehatan, finansial, dan proteksi secara menyeluruh, bukan secara terpisah. Kebutuhan ini jauh lebih tinggi di Asia dibandingkan Amerika Utara, yang mencatat kurang dari separuh responden (47%), dan juga berada di atas rata-rata global sebesar 65%.

“Di seluruh Asia, masyarakat hidup lebih lama, membangun kekayaan yang lebih besar, dan mengelola kebutuhan finansial yang semakin saling terhubung,” ujar David Broom. “Seiring kebutuhan tersebut menjadi semakin kompleks, Nasabah mencari cara yang lebih sederhana dan terintegrasi untuk mengelolanya. Dengan menyatukan keahlian kami di bidang asuransi, kekayaan, dan pendampingan finansial, kami menghadirkan dukungan terintegrasi untuk membantu Nasabah mengambil keputusan dengan lebih percaya diri dan membangun masa depan finansial yang lebih kuat.”

Meskipun brand Sunlife berkembang, komitmen perusahaan untuk mewujudkan Tujuannya tetap tidak berubah. Brand refreshment ini akan menghidupkan komitmen tersebut melalui pengalaman Sunlife yang lebih modern dan konsisten di seluruh dunia. Penerapannya akan dilakukan secara bertahap di berbagai pasar global, lini bisnis, dan pengalaman Nasabah, dimulai dari kanal digital dan kanal yang berinteraksi langsung dengan Nasabah serta memiliki dampak terbesar. Selama masa transisi, Nasabah dan masyarakat mungkin akan melihat identitas Sunlife lama dan baru digunakan secara bersamaan di berbagai titik interaksi.

Pelajari lebih lanjut mengenai brand refreshment Sunlife, termasuk logo baru, tagline, dan kisah di balik brand ini, di Sunlife.com.