Siaran pers

Februari 13, 2017

Sun Life dan University of Waterloo Umumkan Penunjukkan Profesor Ken Seng Tan sebagai Fellow (Anggota Kehormatan) Sun Life di Bidang Ilmu Aktuaria Internasional

Siaran Pers

UNTUK DISIARKAN SEGERA

 

Sun Life dan University of Waterloo Umumkan Penunjukkan Profesor Ken Seng Tan sebagai Fellow (Anggota Kehormatan) Sun Life di Bidang Ilmu Aktuaria Internasional

Akademisi terkemuka yang dipercaya untuk mengembangkan sumber daya manusia di bidang aktuaria dan risiko di Indonesia

Jakarta, 13 Februari 2017 – Sun Life Financial Asia (Sun Life Asia) dan University of Waterloo mengumumkan penunjukkan Profesor Ken Seng Tan sebagai pengelola beasiswa Sun Life di bidang Ilmu Aktuaria Internasional.

Sebagai anggota kehormatan (Fellow) Sun Life di bidang Ilmu Aktuaria Internasional, Profesor Tan akan berperan sebagai Chief Actuarial Advisor untuk proyek READI (Risk Management, Economic Sustainability and Actuarial Science Development in Indonesia / Manajemen Risiko, Ekonomi yang Berkesinambungan dan Pengembangan Ilmu Aktuaria di Indonesia) yang saat ini sedang diterapkan oleh University of Waterloo bersama dengan Pemerintah Kanada, Otoritas Jasa Keuangan (OJK),- dan mitra-mitra lainnya.

"Kami gembira mengumumkan Profesor Ken Seng Tan sebagai pengelola beasiswa Sun Life di bidang Ilmu Aktuaria Internasional dan kami yakin beliau adalah orang yang tepat untuk memimpin upaya kami dalam mengembangkan sumber daya manusia di bidang aktuaria dan risiko di Indonesia," ujar Kevin Strain, President Sun Life Financial Asia.

Sementara itu, Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia, mengatakan, “Profesor Tan adalah seorang akademisi yang telah diakui atas upayanya yang secara aktif mendorong ilmu aktuaria di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. “Beliau mempunyai peranan yang penting sejak tahap penggodokan proyek READI dan kami berharap untuk melihat program ini bertumbuh lebih baik di bawah bimbingannya," tambah Elin.

Stephen Watt, Dekan Ilmu Matematika di University of Waterloo, mengatakan, “Profesor Tan, bersama dengan Dr. Nello Angerilli, memiliki visi dan jaringan untuk memberikan respons terhadap kebutuhan industri yang mendesak akan aktuaris terakreditasi di Indonesia, seperti yang selama ini disampaikan oleh pejabat dari regulator dan kalangan industri asuransi.

Bersama Global Affairs Canada, Sun Life Financial Indonesia dan para mitra industri lainnya, mendukung University of Waterloo untuk menciptakan sebuah proyek khusus untuk mengatasi kesenjangan yang besar di sektor asuransi dan pensiun di Indonesia, untuk menciptakan stabilitas keuangan dan kemakmuran," lanjut Stephen.

Sun Life bekerja sama dengan University of Waterloo mendonasikan dana sebesar CAD$ 500.000 untuk mengadakan program beasiswa tahun lalu. Fokus utama dari program beasiswa ini adalah proyek READI yang bertujuan untuk membangun Indonesia sebagai pusat aktuaria yang unggul di kawasan Asia Tenggara dengan melibatkan institusi-institusi pendidikan, pemerintah, dan industri.

 

SELESAI

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Shierly Ge

Chief Marketing Officer

Sun Life Financial Indonesia

Tel: +6221-5289-0000

Faks: +6221 5289-0019

E-mail: shierly.ge@sunlife.com

www.sunlife.co.id

 

Tentang Profesor Ken Seng Tan dan perannya sebagai Anggota Kehormatan (Fellow) Sun Life di Ilmu Aktuaria Internasional

Ken Seng Tan, Ph.D., ASA, CERA, adalah Profesor Kepala Penelitian Universitas dari University  of Waterloo dan Associate Director di Waterloo Research institute in Insurance, Securities and Quantitative finance (www.WatRISQ.uwaterloo.ca). Ia menjabat sebagai Canada Research Chair in Quantitative Risk Management (2005-2010) di Departemen Statistik dan Ilmu Aktuaria, University of Waterloo, Kanada. Profesor Tan adalah anggota dewan pendiri Joint Risk Management of Society of Actuaries (SOA). Ia terpilih sebagai anggota dewan SOA Education and Research Section dan SOA International Section, juga anggota dari International Actuarial Association’s Actuaries Without Borders. Saat ini, ia juga menjabat sebagai co-editor untuk North American Actuarial Journal (NAAJ) dan Associate Editor untuk Annals of Actuarial Science and Agricultural Finance Review.

Kajian penelitian Profesor Tan merupakan perpaduan dari ilmu aktuaria, keuangan, matematika, dan statistik. Banyak dari karyanya berkaitan dengan pengembangan dan penerapan pendekatan inovatif untuk menelaah dengan teliti praktik manajemen risiko, pemodelan risiko umur panjang, dan asuransi pertanian. Ia menerbitkan tulisan di berbagai jurnal aktuaria, keuangan dan matematika yang bergengsidan telah menerima beberapa penghargaan atas kontribusinya, antara lain Redington Prize pada 1996-97, NAAJ Annual Prizes 2001 dan 2003, serta Charles A. Hachemeister Prize pada 2012. Pada 2007 ia termasuk dari sedikit aktuaris yang pertama dianugerahi gelar Chartered Enterprise Risk Analyst (CERA) oleh SOA, karena kepemimpinannya di bidang manajemen risiko perusahaan.

Dr. Tan aktif dalam mempromosikan ilmu aktuaria di seluruh dunia, khususnya di Asia, sejak beliau memulai karir akademiknya pada 1998. Dia telah menjabat sebagai penasihat atau pemeriksa eksternal untuk beberapa program aktuaria di Asia, dan membantu mendirikan sejumlah program kemitraan antara University of Waterloo dan universitas-universitas terpilih di Asia. Ia mendirikan International Agricultural Risk, Finance and Insurance Conference (www.IARFIC.org) yang menyatukan para pemimpin di bidang pertanian, keuangan, dan manajemen risiko, dari seluruh disiplin ilmu, dan lintas batas, menangani topik yang sangat penting dan tepat dalam upaya untuk mempertahankan sektor pertanian yang kuat dan meningkatkan ketahanan pangan global.

Kajian Prof. Tan terhadap program aktuaria dan kebutuhan aktuaris di India membantu menciptakan program percepatan Master Actuarial Science di University of Waterloo. Profesor Tan sangat berperan dalam memperkuat profesi aktuaria di Indonesia dan berperan penting dalam pengadaan dan perancangan proyek READI. 

Sebagai anggota kehormatan (Fellow) Sun Life di Ilmu Aktuaria Internasional, Prof. Tan menjabat sebagai Chief Actuarial Advisor untuk proyek READI. Dalam kapasitas ini, tanggung jawab beliau meliputi:

● Meninjau dan memperkuat kurikulum aktuaria di sejumlah universitas mitra

● Berpartisipasi dalam pelatihan jangka pendek bagi anggota fakultas dari perguruan tinggi di Indonesia

● Berkoordinasi dengan organisasi aktuaria lokal dan internasional

● Memperkuat strategi internasional ilmu aktuaria proyek READI

● Memberikan saran dan arahan strategis untuk para direktur READI untuk mendukung pembangunan Indonesia sebagai pusat ilmu aktuaria yang unggul

● Memastikan bahwa visi dan tujuan dari proyek tetap konstan melalui pelaksanaan dan implementasi, memberikan penjelasan  dan pandangan mulai dari tahap awal hingga penyelesaiannya

● Terlibat dengan universitas rekanan, industri dan pemangku kepentingan pemerintah

● Menjaga kesinambungan hubungan yang diperlukan untuk memfasilitasi pelaksanaan proyek.

 

Tentang Sun Life Financial Indonesia

Sun Life Financial Indonesia merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Sun Life Financial. Kami menawarkan berbagai perlindungan dan pengelolaan produk yang variatif, dari asuransi jiwa, asuransi pendidikan, asuransi kesehatan, dan rencana pensiun. Sun Life bermitra institusi keuangan terkemuka, baik nasional maupun internasional, untuk melayani strategi multi-distribution channels dan menyediakan akses yang lebih luas untuk solusi asuransi kami.

Sun Life Financial Indonesia telah memenangkan beberapa penghargaan bergengsi pada tahun 2016 termasuk:

  1. Meraih predikat “Sangat Bagus” untuk produk Unit Link dari Majalah Infobank dalam “Infobank Unit Linked Awards 2016”. Penghargaan ini diberikan kepada Sun Life Financial Indonesia untuk produk unit link berikut: 

    ●  Salam Balanced Fund untuk kategori Campuran unit link lima tahun

    ●  Salam Balanced Fund untuk kategori Campuran unit link tiga tahun

    ●  Brilliance Xtra Progressive untuk kategori Campuran unit link tiga tahun

    ●  Brilliance Xtra Progressive untuk kategori Campuran unit link satu tahun

    ●  Maxi Fund 1 untuk kategori Saham unit link satu tahun

  2. ”Excellent Service Experience Award 2016” dari Carre CCSL (Center for Customer Solutions & Loyalty)
  3. Meraih penghargaan CSR untuk kategori kesehatan dan pendidikan dari Koran Sindo.
  4. .Meraih predikat “Excellent” untuk penghargaan Customer Service Email Centres kategori Industri Asuransi dari CARRE Center for Customer Satisfaction & Loyalty Company dalam penghargaan “Contact Centre Service Excellent 2016”.
  5. Meraih predikat “Excellent” untuk penghargaan Call Centres untuk kategori Industri Asuransi Kesehatan dan Jiwa dari CARRE Center for Customer Satisfaction & Loyalty Company dalam penghargaan “Contact Centre Service Excellent 2016”.
  6. Meraih predikat “Best Family Takaful Provider Indonesia 2015” dari Global Banking dan Finance Review Awards.
  7. Meraih HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2015. Para juri HR Asia Best Companies to Work for in Asia Awards terdiri dari para pakar industri, akademisi, jurnalis, dan perwakilan pemerintah.
  8. Bronze Award” dalam ajang bergengsi The 8th Annual Global CSR Awards 2016 untuk kategori“Excellence in Provision of Literacy & Education Award untuk Perusahaan dengan Kapitalisasi Pasar Kurang dari USD1 Miliar”.
  9. Meraih predikat “Sangat Bagus” untuk kategori perusahaan asuransi jiwa dengan premi lebih dari Rp 1 triliun dari majalah Infobank.
  10. Meraih predikat “Best Takaful Company Indonesia 2016” dari Global Business Outlook Award.
  11. PR of the Year 2016 untuk kategori Social PR Program dan  Marketing Program dari majalah Marketing Mi
  12. Penghargaan CSR untuk kategori kesehatan dan pendidikan dari koran Sindo.

 

Tentang Sun Life Financial

Sun Life Financial merupakan perusahaan penyedia layanan jasa keuangan internasional terkemuka yang menyediakan beragam produk proteksi serta pelayanan nasabah, baik individu maupun korporasi. Sun Life Financial dan mitranya telah beroperasi di sejumlah pasar utama di seluruh dunia, yaitu Kanada, Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Hong Kong, Filipina, Jepang, Indonesia, India, Cina, Australia, Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Bermuda. Per 30 September 2016, grup Sun Life Financial memiliki aset kelolaan sebesar CDN908 miliar. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai Sun Life Financial, silakan kunjungi www.sunlife.com.

Saham Sun Life Financial Inc. diperdagangkan di Toronto (TSX), New York (NYSE) dan Bursa Efek Filipina (PSE) dengan simbol SLF.

Tentang University of Waterloo

University of Waterloo adalah universitas inovatif terkemuka di Kanada. Dengan lebih dari 36.000 mahasiswa kami adalah rumah bagi sistem pendidikan kooperatif terbesar di dunia. Budaya kewirausahaan yang takunggul, dipadukan dengan fokus yang intensif pada penelitian, menjadi kekuatan salah satu pusat inovasi ternama di dunia. Informasi lebih lanjut silakan kunjungi uwaterloo.ca.  

Tentang READI Project 
Global Affairs Canada memberikan kontribusi senilai $ 15.530 juta (2015-2020) ke University of Waterloo untuk proyek Risk Management, Economic Sustainability and Actuarial Science Development in Indonesia (READI).

Proyek ini akan meningkatkan jumlah dan mutu lulusan ilmu aktuaria Indonesia dengan bekerja sama dengan sejumlah sekolah menengah atas, universitas, industri asuransi dan pensiun, asosiasi profesi, sektor swasta dan instansi pemerintah. Akan ada penekanan untuk pendidikan yang lebih lanjut, pelatihan, dan penempatan kerja untuk mengatasi kekurangan aktuaris terakreditasi di Indonesia. Mengatasi kekurangan tersebut sangat penting untuk  pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia.

Proyek ini akan mencakup beasiswa untuk meningkatkan partisipasi perempuan muda dan laki-laki yang berasal dari keluarga miskin dan kurang beruntung dalam program studi ilmu aktuaria, penempatan kerja yang kooperatif dan mendukung untuk program pendidikan matematika untuk para siswa sekolah menengah atas.

Proyek ini diharapkan dapat menghasilkan 500 lulusan ilmu aktuaria. Melalui proyek ini juga diharapkan 5.000 siswa sekolah menengah atas akan berpartisipasi dalam program matematika, dan sebanyak 50.000 siswa akan mendapatkan manfaat dari guru terlatih dalam proyek ini.

Kanada berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan mengurangi kemiskinan di Indonesia dengan meningkatkan pendidikan dan pekerjaan dari aktuaris di negara ini.